Saya baru selesai membaca buku Quiet yang ditulis oleh Susan Cain. 1 kata untuk buku ini: bagus banget! Buku ini recommended banget untuk introvert untuk memahami temperamen dan potensi yang dimiliki oleh introvert.
Saat ini kita hidup di jaman “Extrovert Ideal”. Temperamen ekstrovert dianggap lebih baik, bahkan introvert dianggap sebagai penyakit yang harus disembuhkan. Quiet membuka pandangan bahwa masing-masing temperamen sama baiknya, ada kelebihan dan kekurangan.
Beberapa kelebihan yang dimiliki introvert antara lain persisten dan penguasaan diri. Untuk introvert yang penting adalah “personal project”, alias misi atau hal yang dianggap penting.
Demi mencapai “personal project”, introvert bahkan bisa menjadi “pseudo extrovert” ketika berkomunikasi seperti seorang ekstrovert. “Pseudo extrovert” kadang diperlukan, misalnya ketika “personal project” kita adalah mendidik mahasiswa. Kita tidak bisa mendidik kalau terus bersembunyi di belakang buku kan. Perlu dicatat bahwa “pseudo extrovert” tetap menyadari dan menerima dirinya seorang introvert.
Di bab akhir buku Quiet, dijelaskan bagaimana menghadapi anak introvert. Penanganan yang benar membuat seorang anak introvert pandai bersosialisasi, meskipun tidak gregarious seperti temannya yang ekstrovert.

Leave a Reply