Lombok Trip Day 2 : Gili Sudak, Kedis

Usai dari Gili Nanggu, kami ke Gili Sudak untuk bersantap siang. Di Nanggu ada 1 restoran seadanya. Kami memesan ikan bakar, cumi bakar dan cah kangkung. Ikan bakar dan cumi bakar dibandrol 45.000 / porsi.

Penyajian lama, pelayan sedikit, banyak lalat, ada ayam dan kucing berkeliaran, plus pajak 21%. Rasa lumayan, mungkin karena kami sudah kelaparan. Resto ini menurut saya tidak recommended. Alternatifnya membawa bekal dari Lombok, atau makan di Nanggu.

Perut sudah terisi, kami jalan-jalan menyusuri pantai Gili Nanggu. Pantainya sepi dan bersih.

gili-nanggu-sudak-kedis-lombok

Gili terakhir yang kami kunjungi adalah Gili Kedis. Pulau nya sangat kecil, kurang dari 5 menit bisa mengitari Kedis. Ada pemandangan yang unik, bule mendirikan tenda di Kedis. Menurut pemandu perahu, bule tersebut sering camping di sana.

Makan malam hari ini di restoran seafood Remaja Indah. Resto ini terletak di jalan antara Tawun ke Mataram. Meskipun sedang tidak terlalu ramai, kami menunggu sekitar 1 jam sampai makanan dihidangkan. Konon gara-gara proses memasak masih tradisional.

Penantian terbayar ketika mencicipi rasanya sup ikan lamuan dan udang bakar yang kami pesan. Seporsi sop ikan harganya 130.000, udang 150.000. Porsinya besar, cukup untuk 5-6 orang.

Di perjalanan pulang kami membeli sebotol brem di kios yang terletak di dekat Hotel Kuta Indah. Kami dikenakan harga 40.000, yang menurut supir harga lokal harusnya bisa 25.000.

Ada 2 jenis brem: brem putih dan brem merah. Brem putih kadar alkoholnya lebih tinggi. Brem merah sudah cukup keras untuk saya yang sangat jarang minum. Segelas brem merah sudah bikin kepala pusing.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.