NGADUide5 Twitter untuk Bisnis

Hari ini #NGADUide5 dengan sukses terselenggara. Mengambil tema ‘Twitter untuk bisnis’, NGADUide kali ini mendatangkan Kang Motul (salingsilang.com), Kang Bob (maicih) dan Teh Ika (kepsek #akberBDG) sebagai narasumber talkshow. Sebelumnya panitia sempat hectic karena Kang Cipz (@infobdg) yang tadinya dijadwalkan menjadi narasumber mendadak berhalangan. Untungnya Kang Bob dan Teh Ika bisa dihadirkan menggantikan Kang Cipz.

Menurut gue ilmu tentang twitter nya dapet banget, soalnya langsung studi kasus dari praktisi-praktisi twitter itu sendiri. Kang Motul berbagi tentang waktu yang pas untuk nge-tweet, jam berapa peak hournya. Sayang kan kalau nge-tweet dan akhirnya tidak ada yang baca. Konon waktu yang rame di twitter itu pk 8-9 pagi, ketika orang di perjalanan menuju ke kantor; pk 11-12, ketika orang akan beristirahat dan mencari saran tempat makan; pk 5-6pm, ketika orang sedang dalam perjalanan pulang ke rumah. Waktu siang bisa banget dimanfaatkan pengusaha kuliner. Cari user yang nge-tweet lapar, makan, dsb, lalu kita perkenalkan produk yang kita jual. Syukur-syukur jadi transaksi :D. Punya target pasar abg labil? Aktiflah di jam 11pm, karena itulah waktu dimana barudak labil aktif di twitter.

Kang Bob bercerita tentang penggunaan dan pengalaman buruk maicih berkaitan dengan twitter. Twitter dapat digunakan untuk mempersonifikasi produk kita, contohnya menciptakan tokoh maicih pada keripik buatannya. Maicih lalu bernarasi menggunakan twitter untuk membangun komunikasi dengan followernya. Maicih ternyata pernah terkena black campaign melalui twitter: maicih Bob tidak enak, maicih Bob tidak asli, dan sebagainya. Untuk menghadapi black campaign, kita bisa melakukan klarifikasi, atau mengalihkan perhatian dengan isu lain.

Kisah akademi berbagi tentunya tidak kalah seru. Akademi berbagi merupakan kelas gratis dan terbuka untuk umum. Hmm… bisa jadi sindiran untuk yang sekolah yang semakin hari semakin mahal. Sudah dapat ilmu di akademi berbagi diapakan? Tentunya dibagi-bagi donk! Bagi ilmu bisa dilakukan via twitter yang jangkauan nya luas, sehingga banyak orang menjadi semakin pintar.

Sampai jumpa di NGADUide#6.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.