NGADUide8 kamu vs pidibaiq

Kemarin diadakan event bulanan NGADUide yang ke-8 dengan judul “kamu vs pidibaiq”. Mungkin tidak semua orang familiar dengan pidibaiq, yang lebih prefer disapa sebagai ayah pidibaiq, beliau adalah penulis buku drunken monster, altivis twitter, pengajar di vila merah, bahkan pernah berprofesi sebagai aktor.

Berhubung gue bentrok dengan acara lain, akhirnya baru bisa mengikuti talkshow di menit-menit terakhir. Menurut gue ayah pidibaiq membawakan talkshow dengan sangat menarik. Beliau menceritakan pengalaman-pengalaman kocak, dan ide-ide yang gila seperti cafe alalupa dan acara mewarnai di radio. Ide-ide usahanya sangat out of the box.

Ayah pidibaiq juga bercerita beberapa filosofi hidupnya, yang menurut gue sederhana tapi mengena. Dalam bekerja, kita harus ingat kalau anak kita bukan hanya perlu diberi uang, tapi perlu memiliki rasa bangga atas siapa bapaknya. Kalau cuma kasih uang, pengemis juga memberi uang ke anaknya. Beliau juga menyatakan kalau orang yang luar biasa itu tetap semangat meskipun tidak memiliki apa-apa. Kalau memiliki apa-apa dan semangat itu mah biasa.

Selama talkshow yang gue ikutin, gue mendapat kesan kalau hidup ayah pidi sangat nge-flow dan tidak terencana. Mau bikin buku ya bikin buku, mau ngetweet ya ngetweet. Berbeda dengan pandangan umum yang menyatakan untuk memiliki target dan berbagai rencana. Gue penasaran, so gue bertanya ke Kang Ben yang merupakan teman dari ayah pidi, “apa hidup pidi se-tidak terencana apa yang terdengar?”. Surprisingly jawabannya iya. Dua-dua nya tidak salah, tapi disesuaikan saja dengan karakter orang nya.

Penasaran dengan ayah pidibaiq? Bisa follow twitternya di @pidibaiq. (katanya) pasti difolbek.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.