Pendidikan Anak Kampung di Kota

Mengambil istilah dari seorang teman yang bergerak di bidang sosial: “Kampung di Kota”. Fenomena ini adalah adanya daerah di tengah kota, termasuk Kota Bandung, dimana secara fisik dan mindset masih seperti di (maaf) kampung. Pendidikan masih belum jadi prioritas, anak maksimal lulusan SMP, lalu yang perempuan menikah, yang laki-laki mencari kerja.

Cukup banyak yayasan / organisasi / komunitas yang peduli terhadap “Kampung di Kota” ini. Salah satunya komunitas yang memberikan les gratis untuk anak-anak di daerah bandara Husein Sastranegara Bandung. Les dibagi menjadi kelas kecil (TK) dan besar (SD – SMP). Karena mindset pendidikan yang belum menjadi prioritas, sekalipun gratis seringkali anak-anak dan orang tuanya susah diajak mengikuti les ini.

Siang tadi saya diajak teman melihat suasana les. Saya sempat membantu mengajar seorang anak kelas 5 SD, dan cukup miris melihat kemampuan matematika anak tersebut. Perkalian masih belum lancar, pembagian masih bingung. Mungkin faktor kualitas sekolah, mungkin faktor keluarga, atau faktor lainnya.

Saya rasa les ini bisa memberikan manfaat untuk anak-anak seperti ini, karena setiap anak bisa bertanya dengan leluasa, dan bisa dimotivasi untuk lebih rajin belajar. Kalau di sekolah guru harus menangani banyak murid, di tempat les ini setiap murid bisa mendapatkan perhatian lebih.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.