Hari ini tanggal 24 Desember, besok hari Natal, berarti kita semakin dekat dengan penghujung tahun 2012. Duh udah pusing gue hahaha… Yah pokoknya sebentar lagi kita mengakhiri tahun 2011 yang pastinya luar biasa.
Tahun 2011 tahun yang penuh dengan tantangan buat gue, terutama di bidang pekerjaan dan pertemanan. Di bidang pekerjaan, pertama kalinya ada orang yang kecewa parah sama gue. Sebaliknya di bidang pertemanan, pertama kalinya gue kecewa parah sama temen gue. Pertama kalinya gue deket banget sama orang, dan gue pengen tu orang hilang aja dari kehidupan gue. Well… mungkin that will be another story. Mengutip quote temen gue ‘what doesn’t kill you will make you stronger’.
Menjelang pergantian tahun ada satu kata yang pastinya banyak disebut: resolusi. Dalam percakapan sehari-hari, di radio, mungkin di Golden Ways nya Om Mario juga. Temen gue bilang kalau resolusi itu penting banget, supaya kita punya target dan tujuan dalam hidup kita. Kata dia, 90% resolusi tahun 2011 dia terpenuhi. 10% nya gimana? ‘diteruskan ke 2012 saja’ jawab temen gue mantap.
Actually, gue sempet bikin resolusi di tahun 2011. Satu yang masih gue inget, resolusi untuk berkunjung ke dokter perawatan muka lantaran banyak komentar miring setiap kali bertemu om dan tante, ‘buat jerawat harus rajin cuci muka’, ‘buat jerawat bagus pakai lidah buaya’ and so on. Enough! Di tahun 2011 gue memantabkan diri menyembuhkan jerawat yang bersarang di muka gue. Gue ikutin perawatan selama 3 bulanan, tapi akhirnya berhenti gara-gara malas makan obat nya. Sampai sekarang hanya sabun dan salep yang direkomendasikan saja, dan kayaknya sih mendingan ya…
Kisah sukses temen gue dengan resolusinya sangat menginspirasi gue. Hari ini gue selesai membuat resolusi 2012, dibagi menjadi kategori tertentu seperti saran beliau. Ada kategori pekerjaan, personal life, keluarga, pelayanan di gereja, dan fisik. Mau gue cetak yang rapi dan tentunya diceritain ke teman dekat gue supaya termotivasi mensukseskan resolusinya.
Sudahkan anda membuat resolusi 2012?
Leave a Reply