Masalah Speedy

Empat hari belakangan Speedy di kantor gue mati. Pertama kali gue kontak 147 di hari Selasa, setelah beberapa instruksi dari customer service diambil kesimpulan kalau masalahnya tidak dapat diselesaikan melalui telepon saja. “3 x 24 jam”, janji customer service, “di atas itu ada pengembalian senilai … (gue lupa)”. Oke…

Hari Rabu gue ke kantor ternyata internetnya masih mati. Agak kesal, gue telepon lagi 147. Ga selesai sehari ga apa-apa, tapi setidaknya ada konfirmasi dari pihak speedy mengenai penyebab masalahnya. Si Mbak bilang komplain gue akan segera ditangani. Gue kasih nomor HP dan nomor kantor, tapi sampai penghujung hari tidak ada juga yang menghubungi gue.

Hari Kamis kantor tutup, jadi gue cek lagi pagi ini setiba gue di kantor. Internetnya ternyata belum jalan juga. Gue telepon 147, mbak customer service menyarankan untuk mengecek splitter kabel telepon. OMG ternyat kabel telepon tidak tersambung dengan benar ke splitter, agak longgar. Kesalahan sekecil itu mengakibatkan internet kantor mati 4 hari. Gue berterima kasih sebesar-besarnya ke mbak customer service, Fitri namanya kalau tidak salah.

Ga lama sesudah gue menutup telepon, datanglah teknisi dari Speedy. “Internetnya sudah jalan Pak”, kata gue. Bapaknya (Pak Maman) berkeras untuk mengecek kabel, modem, dan lain sebagainya. “Takut disalahkan”, kata si bapak. Selidik punya selidik, ternyata Pak Maman mendapat informasi yang salah dari 147. Alamatnya salah, nomor HP gue salah, yang benar nomor kantor saja. Padahal di kantor biasanya tidak ada orang kalau di luar jam kantor.

Pak Maman cukup membantu, sampai mengecek kecepatan koneksi internet kantor gue apakah sudah sesuai dengan yang dijanjikan. Sebelum pulang, Pak Maman memberikan nomor telepon nya untuk dihubungi kalau ada masalah lagi.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.